Band Void Siap Harumkan Nama Daerah ke Mancanegara

Katuju.id - Band Void asal Kota Samarinda menjadi salah satu dari lima finalis lomba Planetrox 2019.

Tentunya ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi setiap personelnya. Planetrox sendiri adalah kompetisi musik seluruh dunia yang misinya menemukan band-band baru terbaik dan mengekspos mereka kepada khalayak internasional yang lebih luas.

Di tahun ini, Envol et Macadam memperluas ikatannya keseluruh dunia dan membuat terobosan besar. Di mana band-band berbeda dari belahan dunia akan mengikuti audisi dan kesempatan untuk tampil dalam Envol et Macadam Festival di Kota Quebec, Kanada.

Band Void sendiri berdiri akhir 2016 lalu. Bermula dengan tiga personel yakni Randy, Delly dan Yaswin dan bertambah satu personel yaitu Chandra pada 2018 lalu.

Pentolan Band Void, Randy menceritakan selama dua tahun dia dan dua rekannya jatuh bangun mengenalkan band Void kepada masyarakat. “Awal dari nongkrong dan mempunyai kesamaan visi misi dan musiknya lebih banyak serta beragam. Kami memutuskan menambah personel hingga saat ini Band Void terdiri dari 4 personel,” jelas Randy.

Mencapai pada titik ini ditambahkan oleh Yaswin tidaklah mudah. Dia dan rekannya di tahun lalu sempat mengikuti summit pada kegiatan yang sama. Namun, tidak terpilih dan ini membuat mereka terus memperbaiki diri dan kualitas musik untuk ikut pada ajang berikutnya di tahun ini.

“Tahun ini mencoba lagi dan memotivasi diri mengirim demo lagu. Ngga berharap menang karena yang ikut ada berbagai daerah “nothing to lose” saja,” kata Yaswin.

Mereka pun pada tanggal 28 Juni nanti bertolak ke Jakarta untuk mengikuti seleksi di Planetrox Indonesia dengan band-band lainnya. Setelah itu, band terbaiklah yang akan mengikuti festival di Kanada tersebut.

Randy dan lainnya pun meminta dukungan warga kota Samarinda, agar bisa menang pada seleksi tersebut. Sehingga, bisa mengharumkan nama daerah khususnya Kota Samarinda di Mancanegara.

Bahwa, band-band di Samarinda memiliki potensi dan tidak kalah dengan band di daerah lainnya. Terpenting dari itu, dukungan dari pemerintah dalam mensupport dan membina band-band ini biar bisa bersaing di mata dunia.

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.