Zairin Dan Ridwan Dekati Golkar, Pasangan Muda Farid dan Parawansa Makin Mesra

Katuju.id-Suhu politik di Samarinda kian menghangat, seiring dibukanya pendaftaran penjaringan bakal calon wali kota oleh beberapa partai. Sebelumnya, kejutan diumumkan oleh pasangan Zairin Zain dan Sarwono yang memutuskan berduet dan maju melalui jalur independen.

Meskipun begitu dinamika politik selalu bergerak. Usai dibukanya penjaringan oleh partai politik, Zairin diketahui ikut mengambil formulir penjaringan di Partai Golkar. Selain itu ada nama Apri Gunawan yang melakukan hal serupa melalui PDIP. Bahkan dikalangan birokrasi aktif ada nama Ridwan Tassa langsung bergerak cepat dengan mengambil formulir di dua partai tersebut.

Di tengah keriuhan itu, diam-diam dua tokoh muda terlihat sedang melakukan pertemuan. Adalah Farid Nurrahman dan Parawansa Assoniwara, tampak tengah berbincang di salah satu kafe di Jalan Juanda, Kamis (5/9) kemarin.

Seperti diketahui dua anak muda yang sama-sama pernah mengenyam pendidikan S2 nya di negerinya Ratu Elizabeth ini kerap melakukan pertemuan tertutup dan mulai terlihat aktif mengenalkan dirinya ke publik. Parawansa atau akrab disapa Ancha, bahkan jauh-jauh hari sudah menegaskan akan ikut dalam kontestasi dengan memilih jalur independen. Sementara Farid, akhir-akhir ini kerap dijadikan rujukan media terkait wacana pemindahan ibu kota negara ke Kaltim. Di mana itu tak terlepas dari kapasitasnya sebagai akademisi di bidang perencanaan tata kota.

MAKIN MESRA. Terlihat Farid Nurrahman bersama Parawansa saat melakukan pertemuan disebuah cafe di daerah jalan Juanda


Saat ditanya tentang pertemuan ini, Farid menyebut hanya sebagai silaturahmi biasa. Meski diakuinya pembahasan tentang politik menjadi salah satu tema yang dibicarakan. Saat didesak apakah pertemuan ini menjadi langkah kemungkinan merek berkoalisi, Farid menjawabnya dengan tersenyum.

"Belum ada, ini cuma ketemuan biasa saja. Tapi memang obrolannya nyerempet politik sedikit," ucap Farid.

Hal senada juga disampaikan Ancha, yang menyebut pertemuan semacam ini adalah hal biasa. Pria yang menamatkan pendidikan sarjananya di FKIP Unmul ini, menyebut dirinya sangat terbuka untuk berkomunikasi dengan siapa saja.

“Ya saya dan Farid kan sama-sama pernah mengenyam pendidikan di UK ya sekalian nostalgia lah waktu kuliah dulu,”ungkapnya sambil tersenyum.

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.