Sampaikan Visi Misi, Erwin Mantap Maju Sebagai Balon Wali Kota Samarinda

Katuju.id - Akhir November lalu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Samarinda membuka penjaringan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada kontetasi Pilkada 2020 mendatang.

Terdata sudah 11 nama yang mengambil formulir. Tak butuh waktu lama. Mulai Senin sampai Jumat (2-6/12), partai berlambangkan dua bulan sabit dan padi langsung menjadwalkan pengambilan formulir disertai penyampaian visi dan misi bakal calon.

Sampai hari ini (5/12) baru empat orang yang mengembalikan formulir dan melakukan penyampaian visi dan misi. Salah satunya Wakil Sekretaris Jendral DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Erwin Izharuddin.

Ketua DPD PKS Samarinda Dimyati Mustofa mengatakan, dari internal PKS pun ada mengusung kader. Nama yang muncul yaitu Arief Kurniawan. "Ya dari internal, kami ada juga mengusung kader. Empat nama termasuk Erwin sudah menyampaikan visi dan misi. Sisanya masih menunggu jadwal," katanya, Kamis (5/12).

Dikatakan Dimyati, Erwin memiliki peluang menguntungkan. Alasannya, karena ia merupakan pengurus pusat PAN, sehingga mudah membangun komunikasi dengan pengurus pusat PKS. "Pendekatan paling jauh calon dan PKS baru pak Erwin. Komunikasi yang dibangun sampai tingkat DPP," ungkapnya.

Disinggung mengenai biaya pendaftaran. Dimyati mengungkapkan biaya administrasi untuk pendaftaran PKS mematok angka Rp 10 Juta. Nominal tersebut digunakan untuk kegiatan sosialisasi, survei dan kegiatan lainnya.

Sementara itu, Erwin Izharuddin menyebut, dirinya terjun ke politik tidak memiliki tujuan apapun. Ia ingin mengabdi di tanah kelahirannya.

"Kalau ingin sesuatu yang lebih luas keluar dari zona nyaman. Politik itu lahan pengabdian, bukan lahan cari kerjaan. Makanya saya lama jadi pengusaha," ucapnya.

Ia menegaskan akan maju sebagai calon Wali Kota Samarinda. Ada beberapa partai politik (Parpol) formulir yang sudah ambil.

Setelah melakukan penyampaian visi misi di PKS, selanjutnya ia akan presentasi ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Dalam pemaparannya dengan pengurus PKS, Erwin berkeinginan menciptakan Samarinda menjadi kota enak untuk ditinggali. Serta tertata dengan rapi. Untuk mencapai itu semua, dia akan menggandeng perusahaan untuk memanfaatkan dana CSR mereka. "Jadi APBD kan gak di sentuh," tutupnya.

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.