Gugatan PHPU Ditolak MK, KPU Samarinda Tancap Gas Gelar Rapat Pleno Penetapan Caleg 2019

Katuju.id - Pasca gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pileg 2019 yang diajukan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar ditolak Mahkamah Konstitusi (MK).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda menggelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih DPRD Samarinda pada Pemilu 2019, di Hotel Midtown, Jalan Hasan Basri, Sabtu (10/8).

Dipimpin langsung Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat serta di hadiri Ketua KPU Kaltim, Rusdiansyah, unsur muspida hingga jajaran Ketua dan Sekretaris Partai. Tak lupa pula jajaran kepolisian dan TNI untuk mengamankan acara yang berlangsung sekitar pukul 09.00 Wita tersebut.

“Perolehan kursi dan penetapan berjalan lancar. Sepanjang jalannya rapat pleno tidak ada sanggahan dari partai politik. Intinya tidak ada yang keberatan,” jelas Firman.

Diterangkan Firman, rapat pleno ini bisa diselenggarakan setelah pihaknya menerima salinan putusan MK atas gugatan dua partai peserta Pemilu 2019.

Lebih jauh Firman mengatakan penyampaian penolakan MK untuk Partai Amanat Nasional (PAN) disampaikan pada tanggal 6 Agustus kemudian sela dua hari putusan penolakan untuk Partai Golkar.

“Untuk PAN tidak bisa diterima oleh majelis hakim MK. Sedangkan Partai Golkar dinyatakan ditolak keseluruhannya. Jadi kami masukan nama Damayanti dan Muhammad Novan Syahroni yang sudah di tetapkan,” papar Firman.

Terkait ditolaknya gugatan dari kubu PAN oleh MK. Dijumpai terpisah, Ketua DPD PAN Samarinda, Jasno menuturkan pihaknya sudah menerima dengan legowo putusan MK tersebut.

“Kami hormati apapun putusan MK,” singkat Jasno.

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.