Alphard Syarif Anggap Meliana Tak Pantas Jadi Walikota

Katuju.id- Peta perpolitikan untuk bursa pemilihan walikota Samarinda sepertinya kian dinamis dan agresif, banyak nama-nama tokoh yang mulai muncul. Mulai dari tokoh muda hingga tokoh-tokoh yang telah malang melintang di dunia politik dan pemerintahan Samarinda.

Sebut saja nama Hj. Meliana mantan sekprov sekaligus pj. Walikota yang digadang-gadang sebagai "Risma Samarinda" telah melakukan manuver politik yang agresif dan diklaim telah memiliki banyak dukungan masyarakat untuk maju Pilwali 2020 nanti.

Namun bagi Alphard Syarif, ketua DPRD kota Samarinda ditemui beberapa waktu lalu oleh tim katuju saat dimintai keterangan soal nama calon-calon yang muncul untuk bursa Pilwali menanggapi pesimis atas majunya nama Hj. Meliana sebagai cawali karena baginya telah gagal memimpin Samarinda saat menjadi Pj. Walikota.

Saya sangat mengapresiasi atas banyaknya nama-nama calon yang mendaftarkan diri sebagai calon walikota Samarinda seperti pak Rusmadi Wongso, Pak Siswono, Saefudin Zuhri dan bahkan pak Apri Gunawan. Saya anggap mereka masih bersih dan masih punya harapan buat Samarinda lebih baik lagi kedepannya. Tapi kalau bicara soal ibu Mei, saya anggap beliau telah gagal menjadi pj. Walikota karena telah buat Samarinda defisit. Jadi sebaiknya serahkan saja ke yang lebih paham dan bisa mengambil keputusan."ujarnya.

Seperti yang diketahui, Hj. Meliana sempat menjadi Pj. Walikota Samarinda saat pilgub 2018 lalu selama kurang lebih 6 bulan dan bagi Alphard Syarif Samarinda justru mengalami kemunduran, "Saat itu kan saya jadi ketua banggar, terlihat jelas bagaimana ibu Mei susah sekali untuk mengambil tindakan tegas hingga banyak yang tidak di gaji dan keuangan kita jadi defisit." Timpalnya. 

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.