Pemindahan IKN, Soal Lubang Tambang ESDM Masih Tunggu Arahan

Katuju.id - Ibu Kota baru sudah ditetapkan di Pulau Kalimantan Timur yakni Kabupaten Kukar dan Penajam Paser Utara (PPU). Meskipun, Gubernur Kaltim, Isran Noor belum membeberkan secara pasti lokasi tersebut.

Namun, yang tidak bisa dihindari jika lokasi ibu kota baru itu berada di dekat aktifitas pertambangan. Pun, belum lagi jika ada lubang tambangnya.

Kepala Dinas Energy dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, Wahyu Widhi Heranata. Didi begitu disapa menuturkan masih menunggu arahan dari pemerintahan pusat dan arahan Gubernur Kaltim, Isran Noor.

Bagaimana soal penanganan reklamasi lubang tambang oleh perusahaan. Apabila lubang tambang itu berada dalam titik koordinat ibu kota negara.

“Kan Pak Gubernur sudah bilang Kaltim siap jadi ibu kota negara. Berarti segala aspek sudah dipikirkan. Untuk soal lubang tambang kami masih menunggu arahan dan teknisnya seperti apa. Jadi kami menunggu saja,” ujarnya, Jumat (30/8).

Dengan dipilihnya Kaltim sebagai ibu kota negara. Didi menegaskan pemerintah provinsi pasti sudah memikirkan kedepannya. Diantaranya lubang-lubang tambang tersebut.

“Ya, kami menunggu arahan saja. Dan pastinya kami siap jika teknis dan arahannya memerintahkan agar perusahaan segera menutup lubang tambang itu,” tutupnya.

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.