Hasil Sidak KPK, Perusahaan Tambang Dapat Teguran Dari ESDM Kaltim

Katuju.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan sidak ke empat perusahaan tambang yang ada di Kaltim. Sidak dilakukan berdasarkan informasi dari Dinas ESDM Kaltim. Untuk mengetahui sejauh mana perusahaan tambang melakukan reklamasi, perpajakan hingga penutupan tambang.

Adapun perusahaan tambang itu PT ECI, PT Nuansa Cipta Coal Invesment (NCI), PT Lanna Harita Indonesia (LHI) dan CV Limbuh. Dari kunjungan ke lokasi pertama di PT ECI, rombongan yang terdiri Penasehat KPK, Muhammad Tsani Annafani Kepala ESDM Kaltim, Wahyu Widhi Heranata dan Kantor Pajak Pratama (KPP) Samarinda.

Menurut Tsani Annafani tinjauan ke beberapa lokasi perusahaan tambang berdasarkan informasi yang diterima oleh KPK.

“Kegiatan ini memang rutin. Tapi tidak terjadwal, mereka hanya tau kami kesini saja,” ujarnya.

Dari tinjauan tersebut, PT ECI diketahui melanggar aturan seperti tidak ada Jambrek. Sehingga pihak ESDM Kaltim segera mengeluarkan surat peringatan pertama.

“Kami segera mengeluarkan surat tersebut. Pasalnya mereka (PT ECI) tidak patuh terhadap aturan yang berlaku,” tambah Kepala ESDM Kaltim, Didik begitu disapa.

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.