Tekan Penyalahgunaan Narkoba, Pemkot Dirikan Posko Terpadu Segiri Bersih dari Narkoba, Begini Pesan Kapolda

Katuju.id - Kegiatan Peresmian Posko Terpadu Segiri Bersinar (Segiri Bersih Dari Narkoba) oleh Wali Kota Samarinda dalam rangka memberantas penyalahgunaan gelap Narkoba dan obat-obatan terlarang secara khusus di wilayah pasar Segiri Samarinda.

Di mana acara ini di hadiri Kapolda Kaltim Irjen Pol. Drs. Priyo Widyanto, MM dan Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Widi Prasetijono di Halaman Parkir lantai 2 Pasar Segiri, Jalan Pahlawan.

Untuk menekan peredaran narkotika di kampung narkoba di kawasan pasar Segiri Pemkot Samarinda, beserta Korem 091/ASN, Polri dan BNN membuka posko penjagaaan selama 24 jam di resmikan dengan slogan “Segiri Bersinar (Segiri Bersih Dari Narkoba)”.

Sambutan Wali Kota Samarinda Syaharie Ja'ang mengatakan Indonesia adalah Negara besar yang tengah maju dan berkembang. “Dalam kemajuan ini kita tengah dikenalkan dengan teknologi, Salah satunya teknologi informasi. Dimana dengan adanya akses informasi ini, Kita jadi dimudahkan untuk mendapatkan apa saja yang diinginkan, termasuk kemudahan untuk mendapatkan barang haram Narkoba dan sejenisnya”, papar Jaang.

Kalimantan Timur menempati posisi 5 besar Nasional dan Kota Samarinda menempati ranking pertama Se-kalimantan Timur dalam hal penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba, bahkan Kota Samarinda saat Ini justru sudah menjadi produsen barang haram tersebut.

Jaang juga menuturkan
Penyalahgunanya tidak lagi hanya kelompok Pemuda dan Remaja, Para orang tua pun tidak sedikit yang menyalahgunakan bahkan ketergantungan. Entah apa yang menjadi alasannya, padahal jelas sekali penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba dilarang oleh Pemerintah, Agama, bahkan ada ancaman hukumannya. Tapi tetap saja mereka gelap mata, akal sehat mereka seperti sudah tidak dapat menerima, bahwa penyalahgunaan Narkoba dapat menimbulkan dampak yang sangat merugikan, baik fisik maupun secara psikologis bagi pemakainya.

“Pasar Segiri merupakan pemindahan dari pasar pagi, oleh karena itu saya ingin pasar Segiri harus bersih dari Narkoba. Bagaimana TNI dan Polri bisa memberantas narkoba kalau ada oknum yang menggunakan Narkoba, kita harus bersama-sama membersihkan oknum-oknum di seluruh instansi pemerintahan baru kita bisa membersihkan masyarakat khususnya yang ada pasar segiri”, pintanya.

Sedangkan sambutan Kapolda Kaltim Irjen Pol. Drs. Priyo Widyanto, MM menuturkan Pasar Segiri harus di bersihkan dari peredaran gelap narkoba dan obat-obatan terlarang. Sudah 11 tahun pasar Segiri tidak bisa di tuntaskan dari peredaran gelap narkoba, oleh karena itu keinginan kita bersama saat ini untuk membersihkan pasar Segiri dari peredaran gelap Narkoba.

“Kita harus punya keinginan yang Kuat untuk membersihkan narkoba dan di harapakan masyarakat dapat melaporkan kepada aparat. Kalau ada oknum yang terlibat maka kita proses dan kita tindak karena kegiatan ini sudah didukung oleh pemerintah daerah dalam hal ini Pemkot Samarinda. Diharapkan kepada seluruh Camat dan lurah harus bersama-sama memberantas Narkoba di wilayahnya masing-masing untuk meningkatkan SDM yang lebih baik”, tegas Kapolda.

Pada Tahun 2018 diamankan Narkoba sebanyak 31 Kg dan tahun 2019 sebanyak 33 Kg, artinya ada peningkatan yang sangat signifikan dalam peredaran gelap Narkoba di Prov. Kaltim. Khusus di Samarinda tahun 2017 sebanyak 5 Kg, tahun 2018 sebanyak 11 Kg, dan tahun 2019 sebanyak 2 Kg yang telah di aman kan oleh Polres maupun BNN.

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.