Keluh Para Penumpang, Akibat Pengalihan Penerbangan Dari Bandara APT Pranoto

Katuju.id - Akibat Taxiway (penghubung apron dan dan runway)  Bandara APT Pranoto masih dalam tahap perbaikan, sejak Minggu (6/10) sampai pagi ini (7/10).

Sejumlah penerbangan dari Bandara APT Pranoto dialihkan ke Bandara SAMS Balikpapan. Sebagian penumpang yang hendak berpegian pun dibuat kaget. Pasalnya para penumpang baru mengetahui ketika sudah berada di Bandara APT Pranoto, oleh maskapai masing-masing.

Seperti yang dialamin, Sekretaris Dinas Pariwisata Samarinda, Masrullah. Dia bercerita pagi ini (7/10) hendak melakukan perjalanan dinas luar kota menuju Jogjakarta.

Dengan jadwal penerbangan pukul 11.00 Wita. Namun, dirinya baru mendapatkan informasi ketika hampir sampai di Bandara APT Pranoto.

“Dikabari sama maskapainya penerbangan dialihkan ke Balikpapan. Nanti di Balikpapan akan diatur semuanya,” cerita Masrullah.

Saat dikonfirmasi, dirinya mengatakan dalam perjalanan ke Balikpapan. “Ya mudah-mudahan tidak terlambat. Kan penerbangan jam 11.00 Wita. Cuma saya kaget aja kenapa baru dikasih tahunya pas sudah mau sampai di Bandara APT Pranoto,” keluhnya.

Sementara itu, hal serupa juga dialami oleh salah satu Anggota KPID, Akbar. Bedanya, Akbar mengalami kejadian serupa pada hari Minggu (6/10). Di mana dirinya hendak menuju Jakarta dengan penerbangan 17.20 Wita.

Dirinya sangat kecewa, karena pihak Bandara APT Pranoto tidak memberikan informasi terjadi pengalihan penerbangan ke calon penumpang.

“Penumpang rata-rata tahu pada saat mau mau check in,” ucap Akbar melalui pesan singkatnya.

Dikatakan Akbar, alasan pengalihan yaitu force majeure dan para penumpang dapat memilih
Refund dengan potongan 10% dari harga, cancel atau re road melalui bandara Balikpapan. Kemudian biaya ke Balikpapan ditanggung penumpang. “Ya mau gak mau ke Balikpapan biaya sendiri,” imbuhnya.

Dirinya mengaku bingung karena kejadian ini sering kali di Bandara APT Pranoto dan force majeure selalu dijadikan alasan.

“Tentunya ini merugikan penumpang, sudah harga pesawat mahal, ditambah ke Balikpapan biaya sendiri,” ungkap Akbar.

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.