Kaltim Memasuki Puncak Kemarau, BMKG Ingatkan Waspada Kebakaran Lahan

Katuju.id - Sejak Agustus sampai September ini, Kaltim memasuki musim kemarau. Hal ini disampaikan Badan meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun meteorologi kelas III. 

Forecaster BMKG Meteorogi Kelas III, Faizal Wempy mengungkapkan, musim hujan diperkirakan mulai pertengahan Oktober, November hingga Desember mendatang.

Kata dia, Wilayah Kaltim sendiri dinamika atmosfer potensi Elnino di 2019 cenderung melemah hingga normal. Dengan artinya, kondisi musim kemarau di Kaltim dan sekitarnya cenderung normal.

Kendati demikian yang harus diwaspadai di puncak kemarau bulan September ini yaitu kebakaran lahan.

“Secara keseluruhan di Provinsi Kalimantan ada sekitar 170 titik panas. Di Kaltim sendiri ada 2 titik panas,” ungkapnya mengakhiri.

Perhatian

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Katuju.id. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.